Horeee akhirnya saya bisa ke pantai lagi. keinginan yang sudah terngiang dari sejak kapan tau. minggu jam 9 pagi kemarin saya ditelpon sepupu saya. mereka bilang mau main ke pantai + bakar ikan. tanpa pikir lagi, saya langsung bilang, "mau!mau!". setelah telpon terputus, saya bergegas mandi. happppy banggettt sabtu minggu ini.. :))
begitu nemu pantai...lihat ombak ombaknya, dan puluhan kapal nelayan yang berjejer di tepi pantai, saya jadi berpikir kalo manusia memang kecil banget di banding alam raya yang luasnya minta ampuuun! rasanya bebas banget main main ke alam. ngga usah peduliin pakai baju apa, dandan serapi apa, siapa yang ngeliatin kalo kita foto foto. bebaaaaas! dan inilah yang saya dambakan akhir akhir ini..
.jpg)
melihat pantai dan hamparan air, saya jadi ingat main story perahu kertas yang udah selesai saya baca. good job for dewi lestari. trimaksih, karna telah menghasilkan karya yang ngga perlu membuat pembacanya berpikir akan maksud inti cerita yang anda tulis :) perahu kertas membuat saya rindu akan masa masa awal kuliah. ketika rasa tak bisa diungkapkan. ketika galau tidak mampu jujur dengan perasaan sendiri terhadap satu tujuan. hhm, tapi saya iri dengan tokoh kugy yang begitu sederhana dan tak berlebihan dalam menjalani segala bab dalam hidupnya. hal yang sekarang sulit dicari: kesederhanaan. saya suka dengan quotes2 yang dee tuangkan dalam ceritanya. dan scene scene di dalam cerita itu berhubungan dengan air dan pantai. terbukti, kalo pantai memang tempat yang tepat untuk mencari dan membuang sesuatu. tentang segala yang kau benci, kau suka, kau caci, kau cinta. walaupun alam tak mampu memberikan padamu jawaban atas curhatan hatimu, namun...saya percaya semua yang ada di dunia ini memiliki jiwa. paling tidak, alam tidak akan membocorkan apa yang kau ceritakan padanya pada siapapun. terkecuali Tuhan, yang bebas mendengar apapun yang kau bicarakan. sekalipun kamu hanya membatin apa yang menjadi penatmu.






